Negara Tujuan Ekspor Bus Laksana Bertambah, Sekarang ke Thailand

Posted on

Karoseri Laksana kembali menambah negara tujuan ekspor. Jika sebelumnya bus-bus buatan Laksana dikirim ke negara-negara Asia Selatan seperti Bangladesh dan Srilanka, sekarang giliran Thailand yang menjadi negara tujuan ekspor produsen bodi bus asal Semarang, Jawa Tengah, tersebut.

Ekspor bodi bus Laksana berbarengan dengan ekspor satu unit bus Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 rakitan pabrik Daimler Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Bus tersebut menggunakan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri PT Laksana Bus Manufaktur.

Bus ini diklaim memenuhi standar UNECE R66 untuk perlindungan kecelakaan terbaliknya bus, UNECE R118 untuk bahan interior tahan api, dan ECE R43 untuk kaca keselamatan bersertifikat. Perlindungan penumpang diperkuat melalui kursi dan titik pengikat yang disesuaikan dengan standar UNECE R80, standar sabuk pengaman UNECE R14, serta pintu darurat yang memenuhi regulasi Thailand, dilengkapi dengan tanda-tanda bercahaya dan kunci eksternal yang dapat dipecahkan.

Desain lampu depan yang baru dikembangkan pun difungsikan untuk peningkatan visibilitas dan keamanan untuk pasar ekspor internasional.

Bodi bus Legacy SR3 Neo Panorama mencerminkan kemampuan Indonesia yang semakin berkembang dalam memproduksi bodi bus berkualitas ekspor yang sesuai standar global.

“Unit ekspor ini membuktikan bahwa bodi bus buatan Indonesia dapat sepenuhnya memenuhi standar keselamatan Eropa sembari juga memenuhi persyaratan pasar
khusus di Thailand. Melalui kolaborasi erat dengan DCVMI (Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia), kami telah menghasilkan produk yang menggabungkan keselamatan, kenyamanan, dan desain kontemporer, memperkuat daya saing Indonesia di industri bus regional,” ungkap Direktur Komersial PT Laksana Bus Manufaktur Alvin Arman.

Sebelum ke Thailand, Laksana telah mengekspor bodi bus buatannya ke sejumlah negara, seperti Srilanka, Fiji, Bangladesh, Timor Leste, dan Laos.