Brand mobil komersial listrik, Farizon, resmi masuk ke Indonesia melalui Arista Group. Tak sekadar dijual di Tanah Air, Farizon menyebut bakal memproduksi Farizon secara lokal di pabrik PT Handal Indonesia Motor.
Ada alasan khusus mengapa Arista Group berani membawa brand mobil niaga Farizon ke Indonesia. Secara global, Farizon menempati posisi terdepan sebagai merek mobil niaga listrik nomor satu di China dan dunia dalam segmen commercial EV.
Sepanjang 2025, Farizon disebut-sebut mencatatkan penjualan kumulatif di atas 160.000 unit dengan pangsa pasar yang secara konsisten sejak tahun 2020 berada di atas. Farizon merupakan merek kendaraan komersial di bawah naungan Geely Group.
Farizon menghadirkan berbagai solusi transportasi berbasis teknologi ramah lingkungan yang dirancang buat menjawab kebutuhan pasar global. Lewat lima portofolio produk, yaitu truk berat, truk ringan, truk kecil, van, dan bus, Farizon menawarkan solusi menyeluruh untuk mendukung kebutuhan logistik, distribusi, dan mobilitas komersial.
Seluruh lini kendaraan Farizon dikembangkan dengan pendekatan teknologi ramah lingkungan kendaraan listrik dan methanol yang mengedepankan efisiensi operasional dan keandalan kendaraan, dalam penggunaan sehari-hari. Dengan begitu, Farizon mampu menjadi mitra mobilitas yang mendukung keberlanjutan bisnis di berbagai negara dan sektor industri.
“Farizon hadir bukan sebagai konsep, melainkan sebagai solusi nyata yang siap digunakan oleh pelaku usaha di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan komitmen Arista Group untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik yang relevan dengan kebutuhan operasional bisnis saat ini,” ujar Christoforus Ronny Ng, Director PT. Arista Auto Elektrindo.
Ke depannya, Farizon bakal dirakit secara lokal untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dikatakan oleh Wakil Presiden Komisaris PT Handal Indonesia Motor (HIM) Jongkie D. Sugiarto, kemungkinan besar Farizon akan mulai dirakit di Indonesia mulai semester dua tahun ini.
“Kita nanti akan duduk bersama, kita bahas kapan (produksinya), berapa banyak (jumlahnya), dan lain-lain. Mereka (Farizon dan Arista) mengharapkan (start) di semester kedua tahun ini,” ungkap Jongkie.
Berbarengan dengan peluncuran brand Farizon di Indonesia, Arista Group turut memperkenalkan model van listrik Farizon SV. Mobil van pesaing Toyota Hiace ini dipasarkan dengan harga Rp 698 juta.
