Deretan Mobil Bernilai Miliaran Ahmad Sahroni: Ferrari-Tesla Cybertruck!

Posted on

Ahmad Sahroni punya puluhan kendaraan. Beberapa di antaranya tergolong mewah dengan nilai satuan menyentuh miliaran. Berikut ini deretan kendaraan Sahroni yang nilainya miliaran.

Ada 28 mobil dan motor milik Ahmad Sahroni. Hal itu diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor Sahroni pada 21 Februari 2025 untuk periodik 2024 sebagai Bendahara Fraksi Partai Nasdem. Dari 28 mobil dan motor itu, beberapa di antaranya ada yang nilainya miliaran.

Pertama ada mobil Ferrari 366 tahun 2012 yang ditaksir punya nilai Rp 2,5 miliar. Selanjutnya ada BMW 1,8 (tak disebutkan modelnya detail) lansiran tahun 2017 dengan nilai Rp 2,65 miliar. Belum habis sampai di situ, ada juga Porsche 9E3 RS tahun 2016 bernilai Rp 6,6 miliar. Ada juga Tesla X75D tahun 2018 dengan nilai Rp 2,8 miliar.

Porsceh 911 Sport Classic tahun 2016 Sahroni juga nilainya fantastis yakni menyentuh Rp 14 miliar. Kemudian ada Tesla Cyber Truck dengan taksiran nilai Rp 4 miliar. Nggak melulu mobil, satu motor Sahroni juga ada yang nilainya tembus miliaran yaitu Harley-Davidson Road Glide tahun 2022. Moge Amerika itu ditaksir punya nilai Rp 1,66 miliar. Adapun kendaraan yang nilainya paling kecil di garasi Sahroni adalah Honda Civic LX tahun 1990 senilai Rp 30 juta. Lebih lengkapnya, berikut ini daftar keseluruhan kendaraan milik Ahmad Sahroni.

Isi Garasi Ahmad Sahroni

1. Mobil Toyota Fortuner 2.7 SRZ tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp 485 juta
2. Mobil Ferrari 366 tahun 2012, hasil sendiri senilai Rp 2,5 miliar
3. Mobil BMW 1,8 tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp 2,65 miliar
4. Mobil Porsche 9E3 RS tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 6,6 miliar
5. Motor Yamaha Sport tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 840 juta
6. Mobil Honda Civic tahun 1989, hasil sendiri senilai Rp 45 juta
7. Mobil Mercedes-Benz E320 tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 70 juta
8. Mobil Tesla X75D tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp 2,8 miliar
9. Mobil Mercedes-Benz 280E tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 35 juta
10. Mobil Honda Odyssey tahun 2007, hasil sendiri senilai Rp 120 juta
11. Mobil Honda Civic LX tahun 1990, hasil sendiri senilai Rp 30 juta
12. Mobil Mercedes-Benz 420 Eagle SEL tahun 1986, hasil sendiri senilai Rp 150 juta
13. Mobil Toyota Crown Royal 3.0 AT tahun 2005, hasil sendiri senilai Rp 160 juta
14. Mobil Mustang Sedan tahun 1967, hasil sendiri senilai Rp 150 juta
15. Mobil Volkswagen Beetle tahun 1963 hasil sendiri senilai Rp 100 juta
16. Mobil Mercedes-Benz SL 190B tahun 1957 hasil sendiri senilai Rp 250 juta
17. Mobil Mercedes-Benz 560 SEL tahun 1990, hasil sendiri senilai Rp 250 juta
18. Mobil Suzuki Jimny tahun 2020, hasil sendiri senilai Rp 325 juta
19. Mobil Mustang Fastbach tahun 1967, hasil sendiri senilai Rp 190 juta
20. Mobil Daewoo Cielo tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 125 juta
21. Mobil Bentley tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 255 juta
22. Motor Vespa Primavera tahun 2020, hasil sendiri senilai Rp 57 juta
23. Motor Vespa Primavera tahun 2018, hasil sendiri senilai Rp 55 juta
24. Motor Vespa Kongo 1963 hasil sendiri senilai Rp 30 juta
25. Motor Harley Davidson Road Glide tahun 2022, hasil sendiri senilai Rp 1,66 miliar
26. Mobil Honda Estilo tahun 1997, hasil sendiri senilai Rp 200 juta
27. Mobil Porsce 911 Sport Classic tahun 2016, hasil sendiri senilai Rp 14 miliar
28. Mobil Tesla Cyber Truck tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 4 miliar

Secara keseluruhan, mobil dan motor yang masuk alat transportasi dan mesin itu nilainya mencapai Rp 38,132 miliar. Angkanya naik Rp 4 miliar dibandingkan LHKPN tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, aset berupa mobil dan motor Sahroni pada LHKPN untuk periodik 2023 nilainya Rp 34,132 miliar. Kendati demikian, mobil dan motor itu bukanlah aset terbesar. Aset terbesar Sahroni berupa tanah dan bangunan yang bernilai Rp 139.589.309.000 (139 miliaran). Kemudian ada juga aset harta bergerak lainnya sebesar Rp 107.733.500.000 (107 miliaran), kas dan setara kas Rp 78.357.375.541 (78 miliaran) dan surat berharga sebesar Rp 60 juta. Sahroni juga melapor memiliki utang sebesar Rp 34.957.400.269 (34 miliaran). Dengan demikian, total harta Sahroni itu mencapai Rp 328.914.784.272 (328 miliar).