Jaecoo J5 diproyeksi menjadi salah satu model yang laris. Setelah meluncur resmi pada November tahun lalu, berapa banyak yang terdistribusi?
Berdasarkan data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jaecoo J5 sudah terkirim sebanyak 1.663 unit. Pengiriman baru dimulai sejak November 653 unit, lalu naik jadi 1.010 unit pada Desember 2025.
Sejak peluncuran. President Director of Chery Group Indonesia Zeng Shuo menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen terkait masa tunggu pemesanan (inden) unit.
“Dari awal nggak akan langsung besar, kita perlu waktu produksi. Kita akan lihat market-nya, saya juga minta maaf duluan kalau nanti indennya panjang,” kata Zeng Shou beberapa waktu lalu.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Harga Jaecoo J5 EV terbilang kompetitif. Jaecoo J5EV sekarang bisa ditebus Rp 249,9 juta untuk tipe termurah, sedangkan versi termahal Rp 299,9 juta.
Secara performa, Jaecoo J5 EV dibekali motor listrik bertenaga 155 kW (setara 210 PS) dengan torsi puncak 288 Nm, menawarkan akselerasi instan khas mobil listrik. Baterai mobil ini berkapasitas 60,9 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 461 km dalam sekali isi daya (berdasarkan standar NEDC). Lewat teknologi pengisian cepat 130 kW, daya dapat terisi dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 28 menit.
Pencapaian Jaecoo J5 belum sefenomenal kehadiran BYD Atto 1 yang bisa tembus di atas 8 ribu unit per bulan.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil listrik secara wholesales sukses menembus angka 103.931 unit sepanjang 2025, melonjak tajam 141 persen dibanding tahun sebelumnya. BYD Atto 1 jadi bintangnya. Mobil ini laku keras bak kacang goreng dengan torehan 22.582 unit.
