Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, resmi meluncurkan Xiaomi SU7 terbaru untuk konsumen domestik. Kendaraan listrik tersebut mendapat sentuhan baru dibandingkan model sebelumnya, termasuk teknologi dan kapasitas baterai.
Disitat dari Carnewschina, Xiaomi SU7 terbaru secara tampilan masih mirip-mirip model sebelumnya. Hanya saja, pabrikan memberikan penyegaran di sejumlah bagian, mulai dari bumper depan, ukuran roda dan model pelek.
Pembaruan paling kentara terdapat di bagian teknologi. Kini, fitur LiDAR dan Xiaomi HAD tersedia di seluruh varian, ADAS computing power-nya pakai versi terbaru, tambahan dua kantung udara atau airbags dan door lock backup power.
Pembaruan lainnya terdapat di area spesifikasi. Xiaomi SU7 terbaru sekarang punya tenaga maksimum 690 dk untuk varian tertinggi. Sebelumnya, tenaga kendaraan itu hanya tembus 673 dk.
Kapasitas baterainya juga ditambah. Jika di model pendahulu hanya bisa menempuh jarak maksimum 830 km, maka versi terbarunya bisa tembus 902 km. Menariknya lagi, kecepatan charging-nya juga ditambah.
Pada model sebelumnya, 15 menit pengecasan hanya bisa dipakai untuk 510 km. Nah, untuk versi terbaru, lama pengecasan yang sama bisa dipakai untuk 670 km.
Di luar itu, Xiaomi SU7 terbaru masih sama seperti model sebelumnya. Pabrikan tetap membekalinya dengan fitur-fitur seperti layar kontrol pusat berukuran 16,1 inch yang telah mendukung resolusi 3K. Selain itu, ada panel instrumen 7,1 inch, dua layar di kursi penumpang yang merupakan Xiaomi Pad, navigator, Xiaomi Pilot yang disokong dua chip Nvidia Orin-X dan operating system HyperOS dengan Qualcomm Snapdragon 8295.
Di China, Xiaomi SU7 dibanderol mulai dari 215.900 yuan (Rp 518 jutaan) hingga 299.900 yuan (Rp 720 jutaan. Nominal tersebut naik sedikit dibandingkan model sebelumnya.






