Kebiasaan melawan arah masih sering terjadi di Indonesia. Bahkan, terbaru, ada pemobil yang melakukan aksi tersebut di Cikarang, Jawa Barat. Namun, ketika ditegur, dia justru lebih galak!
Dilansir dari akun Instagram @cikarang.people, pengemudi dengan mobil LCGC itu terlihat melaju dan berhenti di luar jalur. Dia terlihat ingin menghindari antrean panjang di jalur yang semestinya.
Perekam video yang melaju di jalur yang benar lantas berhenti di depan kendaraan tersebut. Dia juga sempat mengadang untuk memberikan teguran, namun si pelanggar justru marah-marah dan meminta si penegur menyingkir dari hadapannya.
“Enggan memperpanjang urusan dan menghindari keributan yang lebih besar di tengah jalan, pemilik dashcam akhirnya memilih untuk mengalah dan membiarkan pelawan arus tersebut melintas,” demikian tulis unggahan itu, dikutip Sabtu (24/1).
Di belakang mobil LCGC tersebut, ada sejumlah pengendara roda dua yang turut melawan arah. Mereka kelihatannya juga ingin menghindari antrean panjang di jalur sebenarnya.
Hingga tulisan ini dimuat, tayangan berdurasi singkat itu telah disaksikan hampir 400 ribu kali dan mendapat ratusan komentar. Warganet kebanyakan menyayangkan aksi pengemudi LCGC yang terkesan arogan tersebut.
Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan, kebiasaan melawan arah bekakangan makin menjadi-jadi di Indonesia. Bahkan, bukan hanya motor, mobil juga ikut-ikutan melakukan pelanggaran tersebut.
“Benar, banyak kendaraan lawan arah dan sekarang mulai masif atau berjamaah karena rendahnya penegakkan hukum,” ujar Sony Susmana kepada detikOto.
Selain lemahnya penegakkan hukum, kata Sony, pengendara di Indonesia juga punya karakter nekat dan tak sabaran. Mereka, kerap mencari cara untuk memangkas waktu di jalan raya. Salah satunya, tentu saja, dengan melawan arah.
“Nggak bisa dipungkiri, banyak juga yang pengemudi yang berfikir simpel atau pendek, sekalipun harus melawan arah, bahkan imbauan atau teguran polisi dianggap angin lalu. Menurut saya, ini salah satu yang membuat hilangnya wibawa petugas,” tuturnya.
“Bayangkan, bagaimana kondisi lalu lintas di Indonesia lima tahun lagi? Jadi, lima tahun lagi itu implementasi hukumnya harus tegas yang diterapkan oleh kepolisian,” kata Sony menambahkan. viral
