Tim balap MotoGP milik Valentino Rossi tak lagi menggunakan paduan warna putih-kuning di motornya musim 2026. Tim asal Tavuilla itu kembali menggunakan perpaduan warna hitam-kuning.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team memperkenalkan warna motor Ducati Desmosedici GP yang akan digunakan pada musim MotoGP 2026. Peluncuran ini sekaligus menandakan era dimulainya Black and Light. Ya, tim balap di bawah naungan Valentino Rossi itu seolah kembali ke masa lalu dengan menggunakan warna hitam yang mendominasi dipadukan dengan kuning fluoresen, ciri khas VR46.
Desain yang dibuat oleh Aldo Drudi dan Drudi Performance kembali menghadirkan simbol matahari dan bulan-simbol Valentino Rossi-yang tampil menonjol dalam warna emas berkilau di kedua sisi motor. Di bagian depan, angka ikonik 46 menjadi latar nomor pembalap 49 dan 21. Nomor 49 bakal digunakan Fabio Di Giannantonio dan 21 Franco Morbidelli.
Musim 2026 akan menjadi musim ketiga Fabio bersama tim, sementara bagi Franco ini adalah tahun keduanya bersama tim asal Tavullia ini. Menutup musim 2025 di posisi ketiga klasemen dunia tim, kedua pembalap menargetkan untuk tetap menjadi tolak ukur di kelas utama kejuaraan dunia pada musim yang akan dimulai pada akhir Februari.
“Ini akan menjadi musim kelima kami di MotoGP, dan kami siap serta optimistis. Kejuaraan ini sangat kompetitif bagi semua tim; sulit untuk selalu berada di puncak. Karena itu, target kami tahun ini adalah untuk terus berkembang dan kompetitif di semua kondisi, serta tampil lebih baik dibanding musim lalu yang fluktuatif. Livery ini sangat indah dan kami sangat puas dengan hasilnya. Beberapa tahun lalu kami memulai proyek dengan Aldo Drudi, setelah beberapa waktu kami beralih ke warna putih. Namun tahun ini kami memutuskan kembali ke hitam. Kami mempertahankan warna kuning, yang merupakan warna khas kami, dan kembali ke skema warna klasik dengan warna hitam. Sekarang, motor ini juga harus tampil cepat,” ujar Rossi dalam siaran persnya.
Untuk musim 2026, Direktur Tim VR46 Racing Alessio Salucci menargetkan bisa bersaing di posisi teratas lewat dua pebalapnya. Terlebih dengan nuansa warna hitam-kuning diharapkan bisa kembali mengantarkan tim ke meraih kejuaraan musim ini.
“Untuk musim ini, melalui desain livery, kami kembali ke akar kami. Pada 2023, kami sempat meninggalkan warna tradisional kami dan memilih putih yang elegan. Namun VR46 secara historis identik dengan hitam dan kuning, saya dan Vale menyukai ide untuk kembali ke warna tersebut. Motor ini sangat mudah dikenali dengan kombinasi hitam dan kuning yang begitu khas,” kata pria yang akrab disapa Uccio itu.






