Persaingan otomotif di Indonesia semakin seru detikers. Gak cuma soal persaingan produk baru dengan segudang fitur, kini persaingan si ‘karet hitam’ alias ban juga semakin memanas, karena bisa dipastikan ban asal China Sailun ikut bersaing dan produksi di Demak, Jawa Tengah.
Tapi bagaimana performa Sailun di aspal Indonesia ya. Untuk menguji ketangguhannya, detikOto pun langsung menjajalnya dengan menggunakan 3 brand mobil berbeda sekaligus, yakni Toyota Alphard PHEV, BMW Seri 3 dan Seri 5, dan Mercedes-Benz.
Untuk menguji ketangguhan ban Sailun, perjalanan diawali dari Jakarta-Semarang Jawa Tengah, melalui jalan bebas hambatan Tol Lingkar Luar, Cikampek, Cipali, dan Trans Jawa. Bisa dipastikan perjalanan kali ini melalui berbagai kondisi jalanan yang beragam, mulai dari aspal, beton, kerikil, berlubang, hingga berlubang.
Pengujian Pertama Ban Roadx Motion DV71
Pengujian pertama, perjalanan diawali dari Cilandak Town Square Jakarta Selatan menuju rest area KM 207, menggunakan Toyota Alphard PHEV.
Selama pengujian pertama tim detikOto menjadi penumpang pada baris kedua, untuk merasakan kenyamanan saat berkendara. Selain itu pengujian kali ini menggunakan Ban Roadx RX Motion DV71 dengan ukuran 225/55/R19.
Selama perjalanan terasa sangat nyaman, karena suara ban nyaris tidak terdengar dalam kabin. Hal ini mungkin terasa sederhana, namun hal tersebut membuat perjalanan begitu nyaman dan tenang.
Gak sampai di situ, tapak ban Roadx RX Motion DV71 dengan ukuran 225/55/R19 ini terasa begitu menempel pada jalanan.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Akan tetapi detikOto masih merasakan ban masih terasa agak keras, saat bertemu jalanan bergelombang, atau lubang kecil yang terdapat di jalanan.
Pengujian Kedua Ban Roadx RX Motion DU71
Pengujian kedua kali ini, detikOto melakukan perjalanan diawali dari Rest Area KM 207 menuju rest area KM 379, dengan mengendarai Mercedes E Class, dengan menggunakan Roadx RX Motion DU71 245/40/R19.
Pada kali ini, kenyamanan jauh lebih terasa. Mulai dari kesenyapan lebih terasa, dan ban terasa begitu empuk meski bertemu kontur jalanan yang tidak bersahabat, baik saat jalanan bergelombang, berkerikil, atau agak berlubang.
Terlebih, saat berkendara dengan kecepatan 170 km/jam. Ban terasa begitu mudah dikendalikan, karena tapak ban sangat menempel di atas aspal.
Bahkan saat perjalanan mencapai 100 km/jam, namun harus menekan pedal rem sekencang-kencangnya, ban Roadx RX Motion DU71 245/40/R19 ini mampu mencengkram aspal dengan sempurna, dan mampu berhenti perlahan dan memberikan keamanan berlebih.
Pengujian Ketiga Ban Sailun US71
Memasuki pengujian ketiga, waktunya detikOt kembali menjadi penumpang di baris kedua, berada di BMW 320i SAILUN US71 Atrezzo ZSR2, dengan 245/45/R18, dengan rute perjalanan diawali dari rest area KM 379 sampai Semarang.
Kenyamanan ban SAILUN US71 Atrezzo ZSR2 juga gak kalah nyaman, saat melaju dalam kecepatan 160 km/jam ban terasa sangat nyaman dan seakan melekat pada aspal.
Ban terasa empuk, dan tidak terdengar suara yang masuk dalam kabin mobil.
Kesimpulan
Dari ban yang diuji detikOto, bisa disimpulkan ban Sailun produksi Demak Jawa Tengah ini tidak bia dipandang sebelah mata oleh para produsen ban yang ada di Indonesia.
Kendati demikian, hadirnya Sailun di Indonesia menjadi sinyal positif bagi industri otomotif tanah air. Soalnya hadirnya Sailun bisa meningkatkan kepercayaan dunia akan industri otomotif di Indonesia. Selain itu tentu hadirnya Sailun bisa membuka lapangan kerja yang bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.
Dan keuntungan bagi masyarakat, tentu kini pilihan ban di Indonesia semakin banyak, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. test






