Pernahkah kalian bertanya-tanya, kenapa harga mobil BYD bisa sangat murah? Padahal, sebagai suatu brand, mereka sangat besar dan kualitas produknya tak perlu diragukan.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Liu Xueliang selaku General Manager (GM) Sales Division BYD Asia Pasific mengatakan, pihaknya sejak awal memang ingin menghadirkan mobil dan teknologi yang bisa menjangkau banyak orang. Itulah mengapa, produk-produknya dibanderol sangat kompetitif.
“Karena BYD adalah perusahaan teknologi, kami selalu memikirkan semuanya secara teknologi. Kami berharap teknologi kami bisa dinikmati semua kustomer, bukan malah tak bisa dijangkau. Jadi ini pikiran kami tentang teknologi,” ujar Liu saat sesi tanya-jawab di Zhengzhou, China.
“Kemudian BYD merupakan perusahaan pro produksi, teman-teman yang menggunakan elektronik sekarang mungkin ada komponen yang dibuat BYD,” tambahnya.
Liu kemudian mengurai alasan mengapa mobil-mobilnya bisa murah di dunia. Menurutnya, karena BYD menganut skema vertical-integrated dengan memproduksi semua komponen kendaraan sendiri. Hal itu juga sempat diungkapkan Eagle Zhao selaku Presiden Direktur BYD Indonesia.
“Produksi paten BYD adalah vertical-integrated. Vertical-integrated ini bukan perakitan saja, tapi memulai dari RnD sampai ke produksi massal. Jadi kami selalu berharap, dengan skema vertical-integrated dan kematangan teknologi BYD, kami bisa menyajikan harga yang paling terjangkau untuk kustomer di dunia,” ungkapnya.
Bukan hanya vertical-integrated, ada alasan lain yang membuat harga mobil BYD di dunia sangat terjangkau.
“Kemudian produksi BYD juga sangat masif, jadi kami bisa menekan cost-nya. Semua faktor itu membuat BYD bisa menjual produk dengan harga yang sangat terjangkau, sangat kompetitif,” kata dia.
Di kesempatan yang sama, Liu juga berkomitmen akan menghadirkan banyak kendaraan murah di Indonesia. Kini, produk paling terjangkau mereka di Tanah Air merupakan BYD Atto 1 yang dibanderol mulai dari Rp 199 jutaan.
