Studi Sebut Risiko Mematikan Naik Motor Sambil Ngerokok

Posted on

Kebiasaan naik motor sambil merokok tak sepatutnya dinormalisasi. Sebab, selain membahayakan diri sendiri, perilaku itu juga bisa mengancam keselamatan pengendara lain!

Bahaya berkendara sambil merokok sebenarnya sering dikaji peneliti-peneliti di luar negeri. Salah satunya, studi berjudul ‘Cigarette Smoking, Road Traffic Accidents and Seat Belt Usage’ yang dikerjakan pakar kesehatan di Southampton, Inggris.

Penelitian tersebut mengungkap, aktivitas merokok membuat konsentrasi pengendara terpecah. Selain itu, pengendara juga menjadi abai terhadap aturan-aturan keselamatan di jalan raya.

“Ini menunjukkan peningkatan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera di jam-jam gelap (malam hari) bagi pengemudi yang merokok dibandingkan pengemudi yang tidak merokok. Keterlibatan kecelakaan juga meningkat,” demikian bunyi studi tersebut, dikutip dari Sciencedirect, Kamis (8/1).

Sementara penelitian lain berbahasa Italia yang dimuat National Library of Medicine menyatakan, berkendara sambil merokok jauh lebih berbahaya dibandingkan berkendara sambil main ponsel.

“Rata-rata gangguan perhatian mengemudi pada perokok adalah sekitar 12 detik. Dalam waktu tersebut, kendaraan menempuh jarak sekitar 160 meter dengan kecepatan 50 km/jam,” demikian bunyi penelitian yang dimuat tahun 2007 tersebut.

“Sementara penggunaan ponsel menyebabkan gangguan mengemudi selama rata-rata 10,6 detik, atau setara jarak 150 meter pada kecepatan 50 km/jam. Hasil ini menunjukkan, merokok saat mengemudi menimbulkan risiko keselamatan jalan yang signifikan dibandingkan penggunaan ponsel,” tambahnya.

Selain kondisi yang menyebabkan gangguan perhatian yang cukup besar, penelitian tersebut juga menyoroti kekurangan oksigen, keberadaan karbon monoksida, serta tingginya konsentrasi partikel halus di udara yang dihirup di dalam kendaraan saat merokok.

Penelitian itu juga mempertimbangkan aspek lain dari kebiasaan merokok saat berkendara, yakni dampak lingkungan. Membuang puntung rokok ke luar kendaraan saat kendaraan melaju merupakan penyebab utama terjadinya kebakaran di tepi jalan.