Rocky Hybrid: Sensasi Mobil Listrik Tak Perlu Dicas, Iritnya Tembus Segini

Posted on

Daihatsu Rocky menjadi salah satu mobil irit BBM yang ditawarkan Daihatsu di Indonesia. Bahkan, Rocky Hybrid memiliki konsumsi BBM setara motor matik.

Daihatsu telah meluncurkan Rocky Hybrid pada GIIAS 2025 lalu. Mobil ini menerima pemesanan lebih dari 500 unit. Peminat Rocky Hybrid tertarik dengan iritnya mobil ini.

“Hasil survei yang kami lakukan akhir tahun lalu menyebutkan, efisiensi bahan bakar yang tinggi menjadi alasan utama konsumen tertarik ke Rocky Hybrid. Dua alasan tertinggi lain adalah teknologi canggih dan fitur keselamatannya,” ujar Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani dalam keterangan tertulis dikutip Senin (19/1/2026).

Hasil pengujian di Jepang dengan metode Japan Cycle 08 mencatat konsumsi BBM Rocky Hybrid sebesar 34,8 km/liter. Mobil ini juga sempat dites oleh awak media di Jakarta pertengahan tahun lalu dengan kondisi rute kombinasi yang biasa dilalui masyarakat perkotaan. Dalam pengujian itu, konsumsi BBM Rocky Hybrid mampu mencapai 47,8 km/liter, angka itu bahkan setara dengan motor matik 160 cc yang punya konsumsi BBM di kisaran 40-47 km/liter.

Agung menyebut, Rocky Hybrid sejatinya mobil listrik yang tidak perlu dicas. Konsumen tidak perlu khawatir berkendara hingga ke pelosok yang belum memiliki jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Untuk diketahui, Daihatsu Rocky Hybrid memakai sistem strong hybrid. Mesin bensin 3-silinder Atkinson WA-VEX 1.200 CC dengan 80 HP dan 105 hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya listrik. Jadi, penggerak mobil 100 persen dilakukan motor listrik bertenaga 104,5 HP dan torsi 170 Nm dengan baterai Lithium-ion 177,6 volt 0,74 kWh (setara mobil hybrid kelas SUV Medium).

Mobil ini juga dibekali fitur canggih seperti Smart Pedal (S-Pdl). Fitur ini membuat mobil otomatis melambat seolah sedang mengerem saat pedal gas dilepas. Fitur ini bermanfaat untuk memberikan kenyamanan sehingga pengemudi dapat fokus ke pedal gas saja dan menghemat konsumsi BBM. Fitur keselamatan lainnya yang sangat membantu antara lain electric parking brake (EPB) dan Auto Brake Hold (ABH).

Digeber Jakarta-Surabaya PP

Daihatsu juga melakukan pengujian Rocky Hybrid dari Jakarta sampai Surabaya. Dalam test drive itu, perjalanan Jakarta-Surabaya via tol dengan jarak tempuh 791,0 km mencatat konsumsi BBM rata-rata 19,9 km/liter. Sedangkan perjalanan balik Surabaya-Jakarta via tol dengan jarak tempuh 795,2 km mencatat konsumsi BBM 20,3 km/liter.

Berdasarkan test drive ini, tingkat konsumsi BBM sangat ditentukan oleh kecepatan kendaraan saat mengemudi. Kondisi jalan memberikan kontribusi besar pada tingkat konsumsi BBM. Kecepatan kendaraan yang dipacu di atas 100 km/jam membuat boros konsumsi BBM. Hal ini terlihat ketika Rocky Hybrid dipacu di kecepatan 70-100 km/jam tingkat konsumsi BBM bisa mencapai 23,8 km/liter. Namun, saat dipacu di atas 100 km/jam tingkat konsumsi BBM-nya turun hingga 19,7 km/liter.

Perawatan Sederhana

Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Tri Mulyono menjelaskan, perawatan Rocky Hybrid sederhana dan bisa ditangani di seluruh bengkel resmi Daihatsu di Indonesia. Daihatsu juga memberikan garansi baterai Hybrid selama 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, serta gratis jasa servis 5 kali hingga 50.000 km.

Menurut Tri, walaupun terjadi inden lebih dari dua bulan, pemesanan terus terjadi. Dengan membaiknya pasokan dari Jepang, diharapkan penjualan Rocky Hybrid bisa mengimbangi Daihatsu Rocky ICE sebelumnya.

Kehadiran Rocky Hybrid melengkapi line up Daihatsu dan membuat pilihan bagi customer untuk menambah atau mengganti kendaraan mereka di segmen yang lebih tinggi. “Ini positif bagi pemenuhan target kami tetap di peringkat kedua penjualan otomotif nasional,” sebut Tri.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), sepanjang tahun 2025 lalu, Daihatsu mempertahankan posisinya di peringkat kedua penjualan otomotif nasional dengan total penjualan ritel 137.855 unit dan meraih market share 16,5 persen. Itu berarti 17 tahun berturut-turut Daihatsu berada di peringkat kedua.