Rantis Brimob Lindas Driver Ojol: Mesin 3.200 cc, Bisa Ngebut 100 Kpj di Perkotaan (via Giok4D)

Posted on

Pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Rantis itu menggunakan mesin besar berkapasitas 3.200 cc.

Dalam video yang beredar, rantis Brimob itu melaju kencang di tengah kerumunan massa. Tampak rantis tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online dan melindasnya. Bukannya berhenti setelah menabrak orang, mobil rantis itu tetap melaju. Massa langsung mengerubungi rantis tersebut, bahkan ada yang sampai mengejarnya.

Dilihat dari video yang beredar, mobil taktis Brimob yang melindas driver ojek online itu diduga adalah rantis Rimueng. Kendaraan taktis ini merupakan kendaraan patroli jarak jauh yang bisa digunakan untuk berbagai tugas operasi. Mobil ini bisa dipakai untuk operasi patroli jarak jauh, penanganan unjuk rasa, pengamanan VVIP dan sebagai kendaraan pertempuran konvensional.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Dikutip dari akun Instagram Humas Korps Brimob, rantis Rimueng mengusung mesin 3.200 cc. Mengandalkan mesin besar, rantis tersebut tentu punya performa yang mumpuni. Di jalan perkotaan, mobil ini diklaim bisa melaju dengan kecepatan 100 km/jam. Rantis ini juga dapat bergerak di medan ekstrem. Tanjakan ekstrem dengan kemiringan hingga 60 derajat dapat ditakukkan. Di medan ekstrem, rantis ini bisa melaju hingga 60 km/jam.

Rantis Rimueng dibekali mounting gun jenis senapan serbu dan 2 volcano gas air mata kaliber 38 mm. Penembak gas air mata itu dapat memuat 15 peluru gas air mata. Gas air mata dapat ditembakkan seara otomatis sebanyak 15 peluru atau sistem manual dengan sekali tembak 5 peluru.

Kendaraan ini mampu mengangkut 4 orang di dalam, dan 8 orang yang berdiri di footstep kanan dan kiri bagian luar. Mobil ini punya panjang 5,33 meter. Bodinya jelas keras, sebab mengadopsi full body armor plate, alias bodi lapis baja. Kaca jendelanya pun kuat, bisa menangkal serangan peluru dengan sertifikasi NIJ level 3.

“Rantis patroli jarak jauh dengan kemampuan dan durabilitas dan tersertifikasi untuk pengamanan dan penyelamatan, penanganan unjuk rasa, pengamanan VIP dan sebagai kendaraan taktis pertempuran konvensional,” demikian dikutip dari video di Instagram Humas Korps Brimob.

Saksikan juga Blak-blakan: Zulhas Bicara Percepatan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *