Industri otomotif tanah air mengalami tahun penuh tantangan pada 2025. Meski pasar nasional secara keseluruhan mengalami penurunan, Toyota Indonesia justru berhasil mengukuhkan posisi sebagai pemimpin pasar di level regional Asia Tenggara (ASEAN).
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menyebut bahwa kondisi pasar tahun lalu memang sangat challenging akibat situasi global dan domestik yang tidak menentu. Pasar retail otomotif nasional tercatat ditutup di angka 833 ribu unit, atau terkoreksi sekitar 6 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Ini sedikit lebih tinggi dari prediksi Gaikindo yang sekitar 780 ribuan. Semoga ini market yang sudah paling bottom (dasar), sehingga kita bisa naik di tahun berikutnya,” ujar Henry di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Di tengah kelesuan pasar, Toyota justru berhasil menjaga performanya dengan torehan angka penjualan retail 258.923 unit. Angka ini membuat raksasa asal Jepang tersebut menguasai pangsa pasar (market share) lebih dari 31 persen di Indonesia.
“Pencapaian kita ini juga menjadi market leader tahun lalu dan pencapaian kita terbaik karena kita bisa mencapai yang terbaik di Asia Tenggara,” tegas Henry.
Berikut adalah urutan mobil terlaris Toyota sepanjang 2025:
Satu hal yang menarik perhatian adalah melesatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, khususnya teknologi Hybrid (HEV). Henry mencatat terjadi pergeseran (shifting) besar-besaran dari mobil bermesin konvensional (ICE) ke model hybrid.
Data internal Toyota menunjukkan angka yang fantastis:
“Ini menggambarkan penerimaan mobil elektrifikasi Toyota semakin diterima masyarakat. Tahun lalu hybrid kita bisa pertahankan market share lebih dari 50 persen,” tambahnya.
Meski penetrasi kendaraan elektrifikasi mulai merata, Jakarta masih menjadi motor utama. Tercatat tingkat penerimaan mobil hybrid di Jakarta mencapai 50 persen. Sementara untuk wilayah Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, masing-masing berada di angka 20 persen.
Keberhasilan Toyota mempertahankan dominasi ini menjadi modal kuat bagi mereka, terutama dengan kehadiran Veloz Hybrid yang baru saja diperkenalkan dan langsung mencetak ribuan pemesanan di awal tahun 2026 ini.
“Jadi kan yang indent tadi saya bilang sudah pre-booking-nya sampai akhir Desember saja sudah hampir 4.000 unit. Kita nanti secara bertahap akan deliver mulai bulan Februari. Jadi sekalian nih, minta maaf kepada customer yang menunggu cukup lama,” ungkap Henry.
