Penjualan sepeda motor di Indonesia mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Menariknya, tahun 2025 jadi rekor tertinggi sejak lima tahun terakhir.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor nasional mencapai 6.412.769 unit.
Capaian ini melanjutkan tren positif pasar roda dua sejak pandemi. Jika ditarik ke belakang, penjualan motor sempat terpuruk pada 2020 dengan total 3.660.616 unit. Memasuki 2021, pasar mulai bangkit dengan penjualan 5.057.516 unit, lalu naik lagi menjadi 5.221.470 unit pada 2022.
Momentum pertumbuhan sepeda motor semakin terasa pada 2023 ketika penjualan motor menembus 6.236.992 unit. Tren positif itu berlanjut di 2024 dengan total 6.333.310 unit, sebelum akhirnya mencetak rekor baru pada 2025.
Dengan angka 6,41 juta unit, penjualan motor tahun ini tidak hanya melampaui capaian 2024, tetapi juga menjadi yang tertinggi sejak 2020.
Di sisi lain, penjualan motor ada kenaikan sebesar 1,25 persen. Meskipun angka persentasenya terlihat kecil, namun secara volume, tambahan hampir 80 ribu unit di tengah isu penurunan daya beli kelas menengah adalah pencapaian yang signifikan bagi industri otomotif.
Angka ini juga mengonfirmasi bahwa target AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) untuk tahun 2025 yang dipatok minimal di angka 6,4 juta unit telah berhasil tercapai.
Kenaikan tersebut menunjukkan daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua masih kuat, terutama untuk kebutuhan mobilitas harian dan aktivitas ekonomi.
Sepeda motor masih menjadi tulang punggung transportasi masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun daerah. Selain faktor kebutuhan, ketersediaan model baru, kemudahan pembiayaan, serta jaringan penjualan yang luas turut menopang kinerja pasar roda dua sepanjang 2025.
Jika dilihat data bulanan 2025, penjualan tertinggi itu terjadi pada Oktober dengan torehan 590.362 unit. Setelahnya penjualan turun: 523.591 unit (Oktober) dan 461.925 unit (Desember).
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Data penjualan sepeda motor dalam 6 tahun terakhir
2020: 3.660.616
2021: 5.057.516
2022: 5.221.470
2023: 6.236.992
2024: 6.333.310
2025: 6.412.769






