Pengakuan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Tol Batang: Jalan Rusak, Setir ‘Lepas’

Posted on

Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Batang-Semarang KM 354 +200 yang melibatkan truk trailer Hino L 8524 UN bermuatan besi eser ulir 55 ton yang dikemudikan, Toyota Voxy B 2826 TYL, Mercedez-Benz B 212 DHM. Menurut pengakuan sopir truk, kecelakaan dipicu gara-gara lepas kendali akibat jalan bergelombang.

Sopir truk bernama Jumali (37), mengaku membawa muatan beton eser seberat 55 ton. Dia mengaku kendaraannya oleng akibat jalan rusak di Tol Batang-Semarang, KM 354 Jalur A, dan menyebabkan muatan truk jatuh dan menimpa kendaraan lain di jalur kanan.

“Lepas jalan cor kan aspalnya agak rusak, bergelombang. Terus setirnya lepas, langsung ke kanan,” ujar Jumali saat ditemui di lokasi, Minggu (4/1/2026) dikutip dari detikJateng.

Jumali menuturkan saat kejadian truk melaju dengan kecepatan 40 km/jam. Dia mengaku membawa muatan besi dari Tangerang dengan tujuan Ngawi, Jawa Timur.

“Nggak ada masalah dari awal. Cuma pas kena jalan jelek itu, truknya melompat. Jedag! Langsung setirnya banting ke kanan,” ujar dia.

Akibat oleng tersebut, truk menyenggol trotoar hingga muatan beton eser yang dibawanya jatuh dan menimpa mobil-mobil yang berada di jalur kanan.

“Muatan jatuh semua karena nyenggol trotoar. Mobil-mobil yang kena itu semuanya di kanan, saya jalur kiri,” jelas Jumali.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Batang-Semarang, KM 354 Jalur A, pukul 10.22 WIB tadi. Kendaraan terlibat laka di antaranya truk dan minibus Toyota Voxy.

Proses evakuasi kendaraan ini pun sempat berlangsung selama tujuh jam. Selama evakuasi dilakukan rekayasa lalu lintas dan sempat mengakibatkan kemacetan sepanjang 3 kilometer.

“Sementara ada korban yang kita evakuasi saat ini sama-sama kita lihat ada enam korban. Satu meninggal dunia, dua luka berat, selebihnya luka ringan, dan ini saat ini sedang kita bawa ke RSUD Batang,” kata Dirlantas Polda Jateng, Kombes M Pratama Adhyasastra, saat ditemui di lokasi, Minggu (4/1/2026)

Saat ini sopir truk itu sudah diamankan di kantor Satlantas Batang. Penyebab kecelakaan sementara diduga karena truk melaju tak terkendali.

“Ya, kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang jalur A. Kendaraan ini out of control, kemudian akibat dari tersebut kendaraan di belakangnya tidak bisa mengendalikan sehingga menabrak kendaraan yang out of control tersebut,” jelasnya.