Pebalap Indonesia Cetak Sejarah di Reli Dakar, Intip Spesifikasi Mobilnya [Giok4D Resmi]

Posted on

Pebalap Indonesia Julian Johan (Jejelogy) sukses menaklukkan balap ekstrem Reli Dakar 2026 yang digelar pada 3 Januari – 17 Januari di Arab Saudi. Intip spesifikasi mobil yang digunakan Jeje untuk balap ketahanan sepanjang 8.000 km tersebut.

Sebagai informasi, Jeje turun di Reli Dakar 2026 dengan tim Compagnie Saharienne. Dia didampingi Mathieu Monplaisi dari Prancis sebagai navigator. Jeje dan navigatornya mengendarai mobil Toyota Land Cruiser 100 (HDJ 100) dengan mesin 4.2L 6 silinder turbo.

Mengutip situs resmi Compagnie Saharienne, mobil tersebut punya tenaga besar hingga 270 dk. Selain itu, mobil ini juga sudah dikustomisasi dengan penggunaan suspensi ganda dengan kartrid depan dan belakang terpisah. Kemudian terdapat sistem dongkrak hidrolik untuk mengangkat mesin.

Mobil ini juga sudah menggunakan bodi serat karbon, dasbor balap ‘DKR’ yang canggih, komponen keselamatan sesuai peraturan teknis 2026 seperti roll bar, jok balap FIA, sabuk pengaman 6 titik, alat pemadam kebakaran otomatis dan manual, pemutus sirkuit, paket keselamatan, dan masih banyak lainnya.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Menariknya lagi, Toyota Land Cruiser 100 yang digunakan Jeje untuk balap Reli Dakar tersebut merupakan mobil yang pernah mengantarkan tim Toyota Jepang meraih gelar juara Rally Dakar pada awal era 2000-an. Setelah itu, mobil ini diakuisisi oleh Compagnie Saharienne dan digunakan untuk balap Reli Dakar hingga sekarang.

Mimpi yang Terwujud

Bisa finis dan naik podium di Reli Dakar merupakan mimpi yang terwujud bagi Jeje. Sejak kecil dia memimpikan bisa mengikuti balap ekstrem yang awalnya diselenggarakan di Afrika tersebut.

“Hingga hari terakhir Rally Dakar saya berhasil mendapatkan result yang sangat baik. Alhamdulillah kita mendapatkan peringkat 5 overall, juara 3 di kelas (H2), dan di Iconic Class kita jadi juara pertama,” ujar Jeje dalam keterangan resminya.

“Saya nggak tau mau ngomong apa lagi, terima kasih ya Allah dan terima kasih buat semua yang telah mendukung. Rasanya baru kemarin lihat Rally Dakar di TV, di majalah dan bermimpi suatu hari bisa ada di sini (Reli Dakar). Dan ternyata Alhamdulillah dengan tekad, keseriusan, terus berusaha mencari jalan untuk akhirnya berada di sini dan itu semua terbayar di hari ini,” tambah dia.

Tidak hanya itu, capaian Jeje menjadi inspirasi untuk dunia motorsport nasional, karena pada akhirnya ada orang Indonesia yang mampu finis dan meraih juara di Reli Dakar.

“Semoga hasil yang saya dapat bisa menjadi inspirasi dan menjadi hal positif untuk kita di Indonesia khususnya dunia otomotif, dunia olahraga, dan yang lainnya. Akhirnya ada orang Indonesia yang bisa menyelesaikan Reli Dakar,” terangnya lagi.

Reli Dakar 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Jeje dan Indonesia untuk menantang batas kompetisi balapan ekstrem, mengubah setiap rintangan menjadi peluang, dan menuliskan babak baru dalam sejarah reli dunia dan tentunya sejarah untuk insan motorsport tanah air. Partisipasi Jeje di Reli Dakar pun mendapatkan dukungan penuh dari Motul.

“Sebagai mitra terpercaya di dunia motorsport, Motul berkomitmen penuh mendukung langkah Julian Johan di Reli Dakar 2026. Dengan formulasi pelumas berteknologi tinggi yang dirancang buat kondisi ekstrem, Motul memastikan performa mesin tetap optimal di suhu tinggi, tekanan berat, dan jarak tempuh hingga 8.000 km. Dukungan ini bukan hanya soal produk, tetapi tentang keyakinan bersama untuk terus melaju tanpa batas,” kata Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba.