Nyetir SUV Bongsor Sekelas Pajero-Fortuner Jangan Ngebut di Tol, Pokoknya Jangan!

Posted on

Masih ada aja yang nekat ngebut pas naik SUV bongsor di tol. Ujung-ujungnya kecelakaan, mobil melintir lalu terguling seperti yang terjadi di Tol Jatibening.

SUV bongsor sekelas Pajero Sport-Fortuner memang bukan buat kebut-kebutan. Apalagi saat dikemudikan di jalan tol. Mobilnya cenderung limbung dan sangat berisiko buat terguling. Seperti kecelakaan yang dialami SUV bongsor di jalan Tol Jatibening.

Sebagaimana terlihat dalam rekaman video dashcam yang diunggah akun Instagram info_pondokgede, terlihat mulanya ada mobil putih dengan kecepatan tinggi di lajur 3. Tak berselang lama, muncul mobil lainnya di lajur 2 yang juga ngebut. Kedua mobil itu kemudian mengambil lajur 1 dan mepet ke bahu jalan untuk menghindari truk yang tengah berjalan di lajur 2. Selanjutnya muncul SUV bongsor dengan kecepatan tinggi muncul di lajur 3.

Mobil yang diduga Fortuner itu juga mengikuti dua mobil ngebut sebelumnya. Untuk menghindari truk, SUV bongsor itu hendak mengambil lajur 1 dekat bahu jalan hingga akhirnya melintir tak terkendali hingga menghantam pembatas jalan dan berujung terguling.

Sony Susmana, praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan bahwa mobil-mobil SUV ladder frame seperti Fortuner dan Pajero bukan dirancang kendaraan untuk kebut-kebutan di jalan tol. Sebab, mobil dengan dimensi bongsor tersebut bisa kehilangan kestabilan apabila dipacu dengan kecepatan tinggi di jalan tol.

Terbukti dari kecelakaan di Tol Jatibening itu, mobil tiba-tiba melintir dan tak terkendali hingga menghantam pembatas jalan. Kecelakaan yang melibatkan SUV sekelas Fortuner-Pajero saat ngebut di tol memang bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya sudah ada beberapa kejadian serupa. Tapi lebih mengherankannya lagi, masih banyak pengemudi SUV serupa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Erreza Hardian selaku pakar keselamatan berkendara dan asesor LSP EMI pernah mengungkap mengemudikan mobil seperti Pajero Sport dan Fortuner memang seringkali bikin pengendara terlena. Tenaganya besar, responsif, dan menyenangkan untuk dikendarai bikin pengemudi tak sadar sudah memacunya dengan kecepatan tinggi.

“Karena (nyetir mobil semacam Pajero) memang enak sih dan itu tadi pengemudi tidak akan sadar tahu-tahu sudah 150 km/jam dan sulit pengendalian. Saat power sterring masih ringan, dapat mindset manuver untuk menghindar, jungkir balik deh. Kalau mobil dengan standar tinggi power steering akan menyesuaikan jadi kalau manuver kaget tuh mobil tidak berbelok ekstrem,” jelas Erreza.

Dari kejadian di atas harusnya para pengemudi mobil serupa harusnya menyadari untuk tidak seharusnya ngebut-ngebut di tol. Pastikan kecepatan kamu tak melebihi batas yang telah ditentukan ya. Jangan sampai kamu malah jadi korban berikutnya.