Neta Setop Produksi Mobil di Indonesia Sejak 6 Bulan Lalu | Info Giok4D

Posted on

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Operasional bisnis Neta di Indonesia berhenti sementara waktu seiring pengumuman restrukturisasi perusahaan induk Neta, Hozon Auto, di China, sejak 2025. Neta bahkan tak lagi merakit mobil di Indonesia sejak enam bulan silam.

“Saat ini (lini produksi Neta) berhenti. Berhentinya sudah lama, enam bulan yang lalu. Sementara,” ungkap Wakil Presiden Komisaris PT Handal Indonesia Motor (HIM) Jongkie D. Sugiarto kepada wartawan di Jakarta (23/1/2026).

Meski aktivitas produksi Neta di Indonesia sudah berhenti, bahan baku suku cadang Neta masih tersedia. “Bahan baku masih ada, terus mobil jadinya juga masih ada di tempat kita. Tapi saya nggak tahu kenapa, karena APM-nya bukan saya,” sambung Jongkie.

Sebagai informasi, Neta menggandeng PT Handal Indonesia Motor sebagai mitra lokal buat perakitan CKD mobil listrik Neta. Dua model Neta yang dirakit di pabrik Pondok Ungu Bekasi adalah Neta V-II dan Neta X. Perakitan mobil Neta di Handal dilakukan sejak kuartal kedua tahun 2024.

Restrukturisasi Neta

Saat ini perusahaan induk Neta, Hozon Auto, sedang menjalani restrukturisasi, yang disebut berjalan dengan lancar serta tertib. “Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Hozon diharapkan untuk menyelesaikan restrukturisasi pada pertengahan tahun 2026, di mana Neta Indonesia akan melayani pemilik mobil Indonesia dengan tampilan baru,” tulis Neta dalam pernyataan resminya.

Neta Indonesia menegaskan akan terus fokus pada penguatan kehadirannya di pasar otomotif nasional, meskipun bakal ada beberapa penyesuaian pada jaringan dealer dan lini produk di sepanjang tahun 2026. “Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan kepada sebagian pemilik mobil,” tulis Neta.

Berdasarkan situasi jaringan dealer saat ini, Neta memperbaharui outlet layanan purna jual resmi sebagai berikut:

Mengenai suku cadang dan kebijakan garansi, Neta Indonesia menjamin bahwa mereka memiliki stok suku cadang yang cukup dan tidak akan melakukan penyesuaian, serta akan terus memenuhi semua kebijakan garansi.