Mobil listrik murah Renault Twingo E-Tech resmi diluncurkan di ajang Brussels Motor Show, Belgia, 9-18 Januari 2026. Mobil listrik perkotaan ini bakal dipasarkan mulai dari 19.490 euro (Rp 381,8 juta) untuk varian dasar Evolution.
Mengutip laman Indianautosblog, Renault Twingo E-Tech dibangun di atas platform AmpR Small milik Renault. Twingo E-Tech ditenagai motor listrik 60 kW yang dipasangkan dengan baterai lithium besi fosfat (LFP) 27,5 kWh. Konfigurasi ini menghasilkan jarak tempuh (WLTP) sebesar 263 km, sehingga sangat cocok untuk perjalanan di perkotaan dan penggunaan sehari-hari.
Varian Techno yang lebih tinggi dibanderol 21.200 euro (Rp 415,3 juta) dan menawarkan pengalaman yang lebih berfokus pada teknologi. Fitur unggulan meliputi sistem infotainment OpenR Link Renault dengan Google terintegrasi, adaptive cruise control dengan fungsi stop-and-go, dan sistem penggerak satu pedal untuk berkendara di kota yang lebih nyaman.
Kedua versi hadir standar dengan pengisi daya AC 6,6 kW, sementara paket pengisian daya opsional meningkatkan kemampuan mobil dengan pengisi daya dua arah 11 kW dan kemampuan pengisian cepat DC 50 kW.
Twingo E-Tech juga mendukung fungsi vehicle-to-load (V2L), memasok daya eksternal hingga 3.700W, bersama dengan kemampuan vehicle-to-grid (V2G) yang dirancang untuk membantu mengurangi biaya pengisian daya di rumah.
Renault merencanakan serangkaian acara promosi sepanjang tahun 2026, termasuk Twingo Expo dan Twingo Festival di Paris. Uji coba berkendara oleh media internasional dijadwalkan pada musim semi (Maret) dengan penampilan publik lebih lanjut yang direncanakan di acara-acara besar seperti Roland-Garros French Open.






