Marc Marquez menilai tim pabrikan Ducati masih membutuhkan seorang Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Terlepas buruknya performa Pecco secara keseluruhan pada MotoGP 2025, dia tetap merupakan salah satu pebalap terkencang Ducati di lintasan.
“Kami membutuhkan Pecco (Francesco Bagnaia) kembali ke levelnya, karena dia sangat sensitif di atas motor, dan itu akan sangat membantu untuk masa depan,” bilang Marc Marquez kepada MotoGP.com, seperti dikutip dari Crash, Minggu (30/11/2025).

“Bagi saya, kecepatan Pecco ada di sana, kecepatannya ada di sana, dia menunjukkannya di beberapa latihan, di beberapa balapan. Maksud saya, di GP Motegi (Jepang), apa yang dia lakukan? Dia meraih 37 poin, dan saya terus menekan dan saya tidak bisa mengejarnya,” sambung juara MotoGP 2025 itu.
“Terkadang, hanya dua bulan yang cukup untuk mengatur ulang semuanya, jadi Desember dan Januari akan menjadi waktu terbaik bagi Pecco buat mengatur ulang semuanya dan memulai kembali uji coba di Malaysia,” jelas Marquez.
Sebagai informasi, pada MotoGP 2025 Pecco hanya finis di posisi kelima klasemen akhir. Pecco kalah 257 poin dari Marquez yang menjuarai MotoGP 2025. Pecco bahkan tidak bisa bersaing dengan pebalap muda macam Alex Marquez, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta. Maka itu, musim 2026 bisa menjadi momen yang bagus buat Pecco untuk memperbaiki performanya.
Kontrak Pecco di Ducati sendiri bakal tuntas di akhir musim 2026. Jika dia tidak mau kehilangan tempat di musim 2027, maka Pecco harus menampilkan performa terbaiknya. Pada tahun 2027, MotoGP akan merubah banyak regulasi, seperti peralihan mesin dari 1.000 cc ke 850 cc, hingga pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli.





