Membeli mobil lewat skema kredit jadi solusi paling populer di Indonesia. Cukup setor uang muka (DP), mobil impian bisa langsung nangkring di garasi. Namun jangan sampai terjebak cicilan macet di tengah jalan karena salah hitung kemampuan finansial.
Komunitas motor dan mobil hadir dalam talkshow “Cerita Berkendara” di Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak, Kalimantan Barat. Kepala Cabang Astra Credit Companies Pontianak menjelaskan maksimal cicilan adalah 30 persen dari pendapatan bersih bulanan.
“Sebisa mungkin agar ekonominya membaik, agar tidak malah membebankan. Bukannya cicilan ini menambah mudah, kok malah menambah sulit? Ya maksimalnya 30 persen, itu sudah rule of thumb-nya,” kata Kepala Cabang Astra Credit Companies Pontianak di Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak, Minggu (18/1/2026).
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Ingat! Angka 30 persen ini bukan cuma buat mobil, tapi total seluruh utang dari pendapatan. Jangan cuma modal gengsi punya mobil baru kalau akhirnya jadi beban pikiran. Pastikan rasio utangmu sehat sebelum tanda tangan kontrak leasing.
“Rumus matematika yang pasti, yang paling ideal itu 30% dari total income teman-teman, supaya jangan sampai balik lagi, beli mobil yang tujuannya untuk mempermudah kita sehari-hari, malah-malah nanti menambah beban,” jelasnya.
Bagi Anda yang baru pertama kali ingin meminang mobil, biasanya harga kendaraan berada di rentang Rp 190 juta hingga Rp 200 juta. Dengan rata-rata tenor (jangka waktu kredit) selama 5 tahun, strategi penentuan DP menjadi sangat krusial agar cicilan tetap affordable.
Idealnya, setidaknya kamu memiliki dana minimal 10% dari harga kendaraan untuk dijadikan Down Payment (DP).
“Let’s say misalnya harga kendaraannya Rp 200 (juta), maka setidaknya teman-teman punya Rp 20 juta untuk dijadikan down payment, sehingga nanti sisanya Rp 180 juta, atau dengan tambahan diskon itu bisa menjadi pokok utang,” kata dia.
“Pokok utang itu kan nanti akan dibagi dengan total tenor dan sebagainya. Itu secara matematik adalah angka yang paling ideal untuk teman-teman bisa lakukan. Tapi bukan berarti itu angka mati ya, kalau kebutuhan teman-teman berbeda itu kita bisa komunikasikan,” jelasnya lagi.
Jika punya tabungan lebih, setor DP lebih tinggi maka akan membuat cicilan bulanan jauh lebih ringan.
Kalau gaji sendiri tidak cukup? Di dunia perbankan atau leasing, dikenal istilah joint income. Artinya, pendapatan suami dan istri bisa digabungkan untuk memenuhi syarat administrasi dan memperbesar peluang persetujuan kredit. Dengan menggabungkan gaji, rasio 30 persen tadi akan dihitung dari total pendapatan rumah tangga.
