Yamaha YZR-M1 terbaru dengan mesin V4 rilis di Jakarta. Tahun ini menjadi tonggak sejarah paling radikal bagi pabrikan berlogo garpu tala tersebut.
Setelah bertahun-tahun setia dengan mesin Inline-4, Yamaha akhirnya luluh dan mengikuti jejak para rivalnya dengan mengadopsi jantung pacu V4.
“2026 menandai dimulainya era V4 Yamaha, dan ini adalah bab yang menarik – tetapi menuntut disiplin, data, dan dedikasi dari semua orang yang terlibat: Pabrik kami di Jepang, Yamaha Motor Racing di Italia, Tim Pabrik, dan Tim Pengujian kami. Pengembangan paralel tahun lalu dari tiga platform memberi kami fondasi untuk tahun ini, jadi kami sekarang dapat fokus pada pengembangan 2026 M1 yang didukung oleh mesin V4 baru sambil terus mengerjakan prototipe 2027,” ujar Takahiro Sumi, Manajer Umum, Divisi Pengembangan Olahraga Motor, Yamaha Motor Co., Ltd. & Presiden Yamaha Motor Racing saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/8/2026).
Apa saja yang berubah dari motor andalan Fabio Quartararo ini? secara garis besar perubahan paling signifikan ialah sektor dapur pacu.
“Dapatkah Anda bayangkan, [ini adalah] tantangan teknis terbesar yang pernah ada untuk memulai musim baru dengan motor yang benar-benar baru,” ujar Team Director Monster Energy Yamaha MotoGP ujar Massimo Meregalli saat peluncuran.
Ya, perubahan paling fundamental adalah mesinnya. Jika tahun lalu Yamaha masih menggunakan konfigurasi Inline-4 yang dikenal halus namun kalah tenaga di trek lurus, kini mereka resmi beralih ke V4.
Yamaha bakal mengejar top speed yang lebih kompetitif dan penyaluran tenaga yang lebih agresif untuk menempel dominasi Ducati.
Penggunaan mesin V4 membuat dimensi mesin lebih ramping, yang memungkinkan Yamaha mendesain ulang sasis agar lebih aerodinamis.
Bisa dilihat pada bagian fairing depan dan samping, paket aerodinamikanya jauh lebih kompleks dibanding versi 2024:
Pada area winglet depan. Terlihat Yamaha YZR-M1 punya dimensi lebih lebar dan berlapis untuk meminimalisir wheelie akibat lonjakan tenaga mesin V4 yang lebih besar.
Lalu pada area samping. Terdapat sirip-sirip tambahan di bagian samping untuk menjaga stabilitas saat motor miring di tikungan kecepatan tinggi.
Salah satu ciri fisik mesin V4 yang paling terlihat pada gambar adalah sistem pembuangan (knalpot). Karena mesin V memiliki dua baris silinder, kini terdapat dua jalur knalpot Akrapovic: Satu knalpot keluar di bagian bawah (samping kanan) dan satu knalpot lagi keluar di bawah ekor (under tail). Tahun lalu, dengan mesin inline, Yamaha hanya menggunakan satu outlet knalpot besar di sisi samping.
Bagian belakang motor kini lebih runcing dan dilengkapi dengan sirip kecil, sering disebut stegosaurus wing yang lebih tajam. Ini berfungsi untuk memperbaiki aliran udara di belakang punggung pebalap agar motor lebih stabil saat melakukan pengereman keras (hard braking).
Secara visual, livery Monster Energy Yamaha tahun ini tampil lebih garang dengan perpaduan warna biru khas Yamaha dan hitam yang lebih dominan. Logo cakar hijau Monster Energy kini terlihat lebih besar dan terintegrasi dengan garis-garis grafis yang memberikan kesan kecepatan bahkan saat motor sedang diam.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Selain itu, logo penting baru muncul di M1: dari Mitra Logistik Resmi baru DP World, penyedia logistik global yang berkantor pusat di Dubai dan operator pelabuhan atau terminal. revolusi






