Spion jadi salah satu peranti yang wajib ada pada kendaraan. Kendati bentuknya kecil dan kerap disepelekan banyak pemilik mobil, kaca spion mobil memiliki fungsi yang teramat penting untuk membantu kelancaran berkendara.
Fungsi pertama adalah, mencegah terjadinya tabrakan saat akan pindah jalur. Selain itu, kaca spion juga bisa membantu pengendara bermanuver saat parkir. Banyak terjadi insiden, pengemudi mengalami tabrakan atau senggolan ketika parkir tanpa memanfaatkan spion. Karena itu, kaca spion sangat penting fungsinya untuk manuver pada saat memarkir kendaraan.
Fungsi selanjutnya dari kaca spion adalah untuk melihat kondisi lalu lintas di belakang. Kaca spion juga sangat membantu saat pengendara memundurkan kendaraan. Meski punya banyak fungsi, kamu harus tahu juga cara menggunakannya dengan tepat. Berapa lama sih idealnya waktu yang dibutuhkan untuk melihat spion?
Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, melihat spion kendaraan saat berkendara itu ada waktunya jangan sembarangan. Karena meski terlihat sepele, ketidaktahuan melihat spion bisa menyebabkan kecelakaan.
“Berapa detik melihat spion? Jawabannya Situasional,” ujar Sony.
Sony menerangkan seberapa lama atau seberapa cepat kita melihat spion kendaraan itu tergantung posisi berkendara kita.
“Ketika kondisinya lagi kecepatan tinggi atau sepi, dalam kondisi itu 1 banding 1 artinya melihat ke depan 1 detik melihat spion 1 detik,”kata Sony.
“Melihat ke depan 1 detik, spion kanan sedetik, lalu lihat depan sedetik, melihat spion kiri sedetik, lalu melihat ke depan kembali,” Sony menambahkan.
Lalu bagaimana jika dalam keadaan macet? Sony mengatakan boleh menerapkan sistem waktu 3:1.
“Tetapi jika jalannya macet atau ramai, itu bisa 3 banding 1, atau 3 detik melihat depan, 1 detik melihat spion. Begitu seterusnya,” Sony menambahkan.






