Thomas Djiwandono tercatat memiliki tiga mobil. Berikut ini tiga mobil di garasi Thomas Djiwandono yang baru terpilih sebagai Deputi Gubernur BI.
Thomas Djiwandono sudah resmi ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menggantikan posisi Juda Agung yang mengundurkan diri. Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengungkap, keputusan penetapan Thomas jadi Deputi Gubernur BI diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat pada rapat internal yang dihadiri oleh pimpinan komisi serta pimpinan delapan kelompok fraksi.
“Dalam rapat internal di Komisi 11, bahwa diputuskan yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas AM Djiwandono. Dan hari ini kita sepakati diputuskan bersama menjadi keputusan Komisi 11 di rapat internal,” ujar Misbakhun dikutip detikFinance.
Terpilih menjadi Deputi Gubernur BI, Tommy, sapaan akrabnya memastikan independensi tetap terjaga meski sebelumnya ia adalah kader Gerindra. Tommy menjelaskan telah mundur dari jabatan Bendahara Umum Partai Gerindra sejak Maret 2025. Kemudian, pada 31 Desember 2025, dirinya juga telah mundur dari keanggotaan Partai Gerindra.
“Di bulan Maret tahun lalu, saya tidak menjadi Bendahara Umum lagi. Nah, tanggal 31 Desember tahun lalu itu saya keluar dari keanggotaan Gerindra,” terang dia.
Di luar urusan soal Deputi Gubernur BI, sisi lain Tommy menarik untuk disimak. Terlebih kalau bicara harta kekayaan. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetor pada 23 Januari 2025 untuk jabatan Wakil Menteri Keuangan, dia tercatat punya harta sebesar Rp 74.497.761.234 (74 miliaran). Harta itu terdiri dari berbagai aset seperti tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, serta kas dan setara kas.
Khusus alat transportasi dan mesin, Tommy tercatat punya tiga mobil yang tergolong mewah. Paling murah bernilai Rp 800 juta. Secara keseluruhan, tiga mobil itu punya nilai Rp 4,215 miliar. Berikut rincian isi garasi Tommy.
3 Mobil Thomas Djiwandono
1. Toyota Alphard 2.5 G tahun 2019, hasil sendiri senilai Rp 800 juta
2. Hyundai Staria tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 1,065 miliar
3. Lexus (tak disebutkan jenisnya) tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 2,35 miliar
Ketiga mobil itu merupakan aset dengan nilai terkecil kedua. Aset terbesar berupa tanah dan bangunan yang bernilai Rp 40.570.630 (40 miliaran) dengan status Hibah Tanpa Akta. Kemudian aset terbesar kedua adalah kas dan setara kas senilai Rp 14.829.031.234 (14 miliaran), surat berharga Rp 13.073.600.000 (13 miliaran), dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 1.809.500.000 (1,8 miliar).






