Kecil tapi sering terlewat, padahal perannya krusial sebagai sistem kelistrikan yang memungkinkan pengendara bisa mengoperasikan fitur yang ada di sepeda motor, seperti lampu sein, klakson, sampai dengan tombol starter. Kenali lima penyebab saklar motor tidak berfungsi.
Intensitas penggunaan tinggi dan posisi yang berada di area terbuka membuat saklar motor, menjadi salah satu komponen yang rentan alami gangguan. Kerusakannya tak terjadi secara tiba-tiba, melainkan bertahap dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai kebiasaan penggunaan, kondisi lingkungan, hingga kurangnya perawatan.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
5 Penyebab Saklar Motor Tak Berfungsi
Dijelaskan Wahana Honda dalam keterangan resminya, ada beberapa penyebab umum yang dapat membuat saklar motor mati atau tidak berfungsi dengan optimal.
1. Saklar Kotor dan Berdebu
Debu jalanan, pasir halus, serta sisa air hujan bisa masuk ke celah saklar dan menempel pada bagian kontak listrik di dalamnya. Pada tahap awal, kondisi ini ditandai tombol yang terasa lebih keras atau kurang responsif saat ditekan. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama, dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan saklar tidak berfungsi secara maksimal.
2. Komponen Internal Aus
Penggunaan motor secara rutin dalam jangka panjang dapat menyebabkan komponen di dalam saklar, seperti pegas, plat kontak, maupun bagian plastik kecil, mengalami penurunan kualitas.
3. Kontak Saklar Berkarat
Paparan air berlebih menjadi salah satu faktor utama terjadinya korosi. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap mempunyai risiko lebih besar mengalami karat. Korosi pada kontak listrik akan menghambat aliran arus, sehingga saklar tampak normal dari luar, tetapi tidak memberikan respons saat digunakan.
4. Masalah Kabel Kelistrikan
Gangguan pada saklar tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Kabel yang putus, longgar, atau mengalami korsleting dapat menyebabkan fungsi saklar terganggu meskipun kondisinya masih baik.
5. Modifikasi Kelistrikan Tidak Sesuai Standar
Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan arus tegangan listrik menjadi tidak stabil, berisiko mempercepat kerusakan saklar serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan modifikasi.
“Saklar motor memiliki peran penting dalam menunjang keselamatan berkendara. Gangguan kecil pada saklar dapat berdampak besar di jalan. Karena itu, kami mengimbau konsumen untuk rutin melakukan pemeriksaan di bengkel resmi AHASS agar kondisi saklar dan sistem kelistrikan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.






