Nama Volkswagen Polo sudah lama dikenal sebagai mobil entry level asal Jerman yang praktis dan ikonik.
Kini, VW tengah menyiapkan langkah besar dengan membawa nama legendaris itu ke ranah elektrifikasi lewat VW ID. Polo.
Lantas sebagai sebuah hatchback listrik, VW ID Polo ini diproyeksikan lebih terjangkau dibanding EV VW lainnya.
Tak sekadar mengganti mesin Internal Combustion dengan motor listrik dan baterai, ID. Polo dikembangkan di atas platform MEB+, arsitektur khusus mobil listrik yang dirancang lebih efisien sekaligus menekan ongkos produksi.
Strategi ini membuat ID. Polo diposisikan sebagai mobil listrik entry-level Volkswagen, menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas dan fungsional.
Meski masuk segmen kompak, Volkswagen mengklaim ID. Polo menawarkan ruang kabin lebih lega dibanding Polo bermesin bensin.
Ruang kaki penumpang belakang bertambah, sementara kapasitas bagasi mencapai 435 liter, dan bisa meluas hingga 1.243 liter saat kursi belakang dilipat.
Dari sisi performa, ID. Polo akan dijual dalam beberapa varian. Versi standar tersedia dengan tenaga 116 PS, 135 PS, hingga 211 PS.
Sementara itu, Volkswagen juga menyiapkan ID. Polo GTI bertenaga sekitar 226 PS, yang akan meluncur setelah fase awal penjualan.
Urusan baterai, tersedia dua pilihan. Varian 37 kWh menggunakan baterai LFP untuk efisiensi biaya, sedangkan baterai 52 kWh berteknologi NMC diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 km (WLTP).
Pengisian cepat DC mendukung daya hingga 130 kW, cukup kompetitif untuk penggunaan harian.
Masuk ke kabin, ID. Polo menjadi model pertama yang mengusung kokpit generasi terbaru Volkswagen. Tata letaknya kini memadukan layar digital besar dengan tombol fisik, pendekatan yang dinilai lebih ramah pengguna dibanding sistem sentuh penuh.
Fitur menarik lainnya adalah “retro display”, di mana panel instrumen digital bisa menampilkan grafis klasik ala Volkswagen era 1980-an.
Sentuhan ini diklaim memberi nuansa emosional, terutama bagi pengguna yang sudah lama akrab dengan model-model VW lawas.
Dari sisi fitur keselamatan, ID. Polo dibekali Travel Assist generasi terbaru, one-pedal driving, serta sistem parkir cerdas yang dirancang untuk memudahkan manuver di lalu lintas perkotaan yang padat.
Dilansir dari Electrifying, VW menargetkan peluncuran ID. Polo pada kuartal kedua 2026 di Eropa, dengan produksi dilakukan di pabrik Martorell, Spanyol.
Pada tahap awal, VW disebut akan memprioritaskan varian dengan spesifikasi menengah ke atas.
Soal harga, Volkswagen sebelumnya menyebut target mulai sekitar 25.000 euro. Jika dikonversi ke rupiah, angkanya berada di kisaran Rp 430 jutaan.
Namun laporan media asal Eropa menyebut, varian termurah belum akan langsung tersedia, sehingga harga awal ID. Polo diperkirakan berada di atas 30.000 euro atau sekitar Rp 510-520 jutaan, sebelum versi entry-level menyusul kemudian.
Kehadiran ID Polo tentu menarik untuk menambah portofolio mobil listrik VW. Meski belum ada informasi resmi terkait kehadiran mobil ini di pasar Asia dan Indonesia, namun bukan tidak mungkin ID Polo akan menarik untuk dipasarkan di Tanah Air.






