Merek mobil China mulai menunjukkan taringnya di Indonesia sepanjang 2025. Satu nama menunjukkan dominasi yang sulit digoyang, yakni BYD.
Berdasarkan data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD membukukan distribusi 46.711 unit, unggul jauh dari para pesaingnya. Angka ini menempatkan BYD sebagai merek mobil China terlaris di Indonesia sepanjang 2025, sekaligus mempertegas posisinya sebagai pemain utama di segmen elektrifikasi.
Padahal sepanjang tahun lalu, BYD cuma membukukan angka 15.429 unit. Artinya ada lonjakan 202,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Sementara itu, penjualan retail sales (distribusi dealer ke konsumen) BYD tercatat mencapai 44.342 unit sepanjang 2025. Sebagai pembanding, periode yang sama tahun 2024 itu cuma 13.964 unit.
Kalau dilihat secara wholesales. Mobil China terlaris di Indonesia posisi kedua mengekor Chery dengan wholesales 19.391 unit. Baru posisi tiga besar ditempati oleh Wuling dengan capaian 18.605 unit.
Pertarungan paling menarik terjadi di posisi kedua dan ketiga. Jika melihat angka retail sales, Wuling sebenarnya lebih unggul dengan 20.607 unit dibandingkan Chery yang mencatat 19.485 unit.
Kejutan datang dari Denza. Sebagai merek premium di bawah naungan BYD, Denza langsung merangsek ke posisi empat dengan penjualan retail 7.324 unit. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen kelas atas di Indonesia sudah mulai melirik merek China untuk segmen MPV atau SUV mewah mereka.
Menutup posisi lima besar, AION berhasil mencatatkan penjualan retail sebesar 6.940 unit. Sepanjang tahun lalu, AION itu cuma mengirim mobil ke konsumen sebanyak 960 unit. Lonjakan lebih dari enam kali lipat!
Berikut ini data penjualan mobil China di Indonesia sepanjang 2025
